Penderita Kolesterol Tinggi Hindari 5 Pantangan Berbahaya Ini

makanan terenak di dunia

Selama libur Lebaran, kemungkinan besar Anda mengonsumsi banyak makanan santan dan berlemak. Meski nikmat, makanan-makanan tersebut berpotensi membuat kadar kolesterol meningkat.

“Mengonsumsi makanan mengandung kolesterol tidak masalah, tetapi saat terlalu banyak mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi dapat membahayakan kesehatan,” kata ahli diet terdaftar Julia Zumpano, RD, LD.

Para ahli pun merekomendasikan untuk membatasi atau menghindari makanan tinggi kolesterol tidak sehat. Lantas apa sajakah itu? Berikut paparannya:

1. Susu penuh lemak

Susu murni, mentega, dan yogurt mengandung lemak jenuh tinggi. Keju juga cenderung tinggi sodium.

Bagi penderita kolesterol sebaiknya batasi keju hingga sekitar 3 ons per minggu. Minumlah susu skim (tanpa lemak) untuk mendapatkan asupan kalsium.

Cari varietas yogurt tanpa lemak atau rendah lemak. Gunakan minyak zaitun extra virgin atau minyak alpukat sebagai pengganti mentega.

2. Daging merah

Steak, daging sapi panggang, iga, jeroan, dan daging giling cenderung memiliki kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi.

Sebaiknya pilihlah 90% daging giling tanpa lemak, potongan daging sapi tanpa lemak (seperti sirloin, tenderloin, steak filet atau flank, atau tenderloin), dan fokuskan pada sumber protein hewani rendah lemak, seperti unggas panggang tanpa kulit atau unggas tanpa lemak.

3. Daging olahan

Anda sebaiknya membatasi daging olahan secara umum karena kandungan sodiumnya yang tinggi dan nutrisi yang rendah. Nugget, sosis, dan hot dog biasanya dibuat dari potongan daging sapi atau ayam yang berlemak.

4. Gorengan

Kentang goreng, ayam goreng dengan kulit, dan makanan lain yang dimasak dengan teknik menggoreng memiliki lemak jenuh dan kolesterol dalam jumlah tinggi.

Pilihan yang lebih baik adalah ayam panggang tanpa kulit, kentang panggang atau kentang goreng panggang dengan sedikit minyak zaitun. Coba gunakan air fryer untuk gorengan rendah lemak.

5. Makanan yang dipanggang 

Cookies, cake, dan donat biasanya mengandung mentega. Makanan ini biasanya tinggi lemak jenuh dan kolesterol.

Makanan itu juga cenderung penuh gula, yang dapat menyebabkan tingginya kadar trigliserida darah, lemak darah (lipid) yang tidak sehat yang dapat menjadi faktor risiko penyakit jantung koroner.

Sebagai gantinya, buatlah makanan penutup Anda sendiri di rumah, pilihlah resep yang tidak banyak mentega. Dengan membuat makanan sendiri, Anda bisa memodifikasi resep dan mengurangi jumlah gula yang digunakan, hingga setengah atau tiga perempat dari jumlah yang disarankan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*