Exynos 2400 Kalahkan Snapdragon 8, Ini Hasil Tesnya

Exynos 2400 Kalahkan Snapdragon 8, Ini Hasil Tesnya

Samsung Galaxy AI S24 Series. (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti)

Exynos 2400 yang digunakan pada seri Galaxy S24 dan Galaxy S24 Plus ternyata bisa mengalahkan Snapdragon 8. Ini diketahui dalam sebuah pengujian yang dilakukan YouTuber, Golden Reviewer.

Exynos 2400 memiliki banyak peningkatan dibandingkan Exynos 2200. Dalam pengujian terbaru ternyata dapat mengalahkan pesaing besar dalam pasar chip.

Golden Reviewer melakukan pengujian Exynos 2400 dengan chipset lain. Pada ray tracing, salah satu aspek gaming, chipset Samsung itu berhaisl mengalahkan Snapdragon https://213.142.147.151/ 8 Gen 3.

Skor Exynos 2400 mencapai 8.642 point yang mengonsumsi power 9,3 W. Sementara Snapdragon 8 Gen 3 mencetak 8.601 poin dengan power 11,7, dikutip dari Sam Mobile, Rabu (31/1/2024).

Sementara untuk rasterisasi (grafik konvensional), Exynos 2400 tercatat lebih baik dibandingkan Snapdragon 8 Gen 2. Skornya 4.360 berbading 3.729, sementara Snapdragon 8 Gen 3 lebih tinggi dengan 5.181 poin.

Pengujian lain terkait GFXBench 3.1 (resolusi 1080) hasilnya hampir sama dengan grafik konvensional. Exynos 2400 bisa mengalahkan Snapdragon 8 Gen 2, namun masih lebih baik Gen 3.

Efisiensi yang ditampilkan Exynos 2400 tercatat lebih baik dibandingkan Apple A16 Bionix dan Dimensity 9300. Selain itu juga sama bagusnya Dimensity 9200 dan Snapdragon 8+ Gen1.

Untuk pengujian GFXBench Aztec, kinerja Exynos 2400 lebih baik dari Snapdragon 8 Gen 2. Termasuk juga unggul dari Apple A16 Bionic dan Dimensity 9200.

Dalam pengujian tersebut, Exynos 2400 belum bisa mengungguli Dimensity 9300 dan Snapdragon 8 Gen 3. Chip itu tercatat hampir sama baiknya dengan Dimensity 9200.

Untuk efisiensinya lebih baik daripada Snapdragon 8+ Gen 1 dan dua kali lebih baik dari Exynos 2100 serta Exynos 2200.

YouTuber NL Tech mencoba melakukan pengujian benchmark untuk tiga model Galaxy S24.

Pengujian Galaxy S24 Ultra Vs Galaxy S24 Reguler dan Plus

Sebelumnya, reviewer NL Tech juga melakukan pengujian dengan aplikasi benchmark Geekbench 6, AnTuTu, dan 3DMark. Namun, di awal video ia mengatakan bahwa pengujian tersebut dilakukan pada firmware sebelum rilis.

Artinya, bisa jadi skornya berbeda dari versi di pasaran. Namun, pengujian ini sedikit banyak bisa memberikan gambaran soal performa trio Galaxy S24.

Pada pengujian Geekbench 6 untuk CPU, Snapdragon 8 Gen 3 pada model Ultra memimpin untuk capaian skor single-core dan multi-core. Namun, untuk pengujian GPU, Exynos 2400 pada varian reguler dan Plus justru menang.

Geekbench 6 (CPU)

Galaxy S24: 2.131 (single-core), 6.758 (multi-core)

Galaxy S24 Plus: 2.139 (single-core), 6.634 (multi-core)

Galaxy S24 Ultra: 2.289 (single-core), 7.123 (multi-core)

Geekbench 6 (GPU)

Galaxy S24: 15.292

Galaxy S24 Plus: 15.087

Galaxy S24 Ultra: 15.038

Untuk pengujian AnTuTu, Snapdragon 8 Gen 3 di varian Ultra menang dari dua saudaranya. Namun, ketimpangannya bisa dibilang tak signifikan.

AnTuTu

Galaxy S24: 1.611.665

Galaxy S24 Plus: 1.662.048

Galaxy S24 Ultra: 1.769.496

Terakhir, pengujian dengan 3DMark memperlihatkan bagaimana ketahanan software atau sistem saat digunakan melampaui batas operasi normal alias stress test.

Dalam pengujian ini, Exynos 2400 pada Galaxy S24 reguler dan Plus menang telak ketimbang Snapdragon 8 Gen 3 pada Galaxy S24 Ultra. Chip buatan Samsung relatif lebih baik dari segi manajemen thermal atau ketahanan panas.

Untuk Solar Bay Stress Test, Samsung Galaxy S24 reguler memiliki stabilitas 55,6%, sementara varian Plus 56,1%, dan Ultra 50,3%.

Sementara itu, untuk Wild Life Extreme Stress Test, versi reguler meraup skor stabilitas 53%, Plus 55,4%, dan Ultra 49,1%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*